Logo Navigasi Portal
Koneksi Sensor BMKG
Stasiun Geofisika Kupang (PGR VIII) & BMKG TEWS Live API tersinkronisasi otomatis setiap 60 detik.
GEMPA UTAMA M 7.7 Flores Back Arc Thrust Kupang PGR VIII • 11.185+ Aftershocks

Rekonstruksi Kronologis Gempa Flores M7.7 & Ribuan Gempa Susulan

Visualisasi sekuensial titik demi titik dari gempa utama (15 Agustus 2026 14:28:15 WITA) hingga aftershocks terkini terdeteksi jaringan seismograf BMKG.

WAKTU SINKRONISASI BMKG
Live Terhubung
Gempa Utama (Mainshock)
M 7.7
Kedalaman 10 km (Dangkal)
Total Gempa Susulan
11.185+
BMKG Kupang Stasiun PGR VIII
Gempa Dirasakan (Felt)
185+ Kejadian
Intensitas II hingga VII MMI
Sektor Ortofoto UAV
15 Sektor
Kaji Cepat 3.6 - 7 cm/px GSD
GEOTEKTONIK

Struktur Sesar Naik Busur Belakang Flores (Flores Back Arc Thrust)

Kepulauan Flores berada pada zona tektonik yang sangat unik dan kompleks. Di bagian selatan, lempeng Samudera Indo-Australia menunjam ke bawah busur kepulauan Nusa Tenggara. Sebaliknya di bagian utara, terjadi proses penunjaman balik (back-arc thrusting) yang dikenal sebagai Flores Back Arc Thrust Fault.

Mekanisme Sumber Gempa
Pensesaran naik (reverse/thrust faulting) dengan bidang sesar miring ke arah selatan, memicu getaran frekuensi tinggi yang merambat cepat ke daratan Flores.
Pola Sebaran Aftershocks
Ribuan gempa susulan terkonsentrasi di sepanjang segmen patahan dari utara Manggarai Barat, Manggarai Timur, pesisir Nagekeo (Mbay), hingga perairan Kabupaten Sikka.
Peringatan Mitigasi Gerakan Tanah & Keretakan Lereng
Guncangan M7.7 dan ratusan gempa susulan M3.0+ secara berulang melonggarkan tanah lapuk vulkanik perbukitan di Flores Tengah, memicu rekahan lereng (tension cracks) di Nagekeo dan Manggarai Timur yang dipantau ketat melalui foto udara drone.
SURVEI UAV

15 Sektor Ortofoto Flores

Lihat Semua →

Klik sektor untuk membuka data spasial resolusi tinggi sub-desimeter hasil pemetaan drone gabungan APDI & Fly For Humanity:

Pertanyaan Umum (FAQ) • Seismisitas & Pemetaan Gempa Flores

Gempa utama berkekuatan M7.7 melepaskan akumulasi energi regangan (strain) tektonik yang sangat besar di sepanjang bidang patahan sepanjang lebih dari 150 kilometer. Setelah gempa utama terjadi, batuan kerak bumi di sekitar bidang sesar mencari keseimbangan tegangan baru (stress redistribution). Proses penyesuaian ini memicu ribuan gempa-gempa susulan berskala kecil hingga sedang selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Zona Megathrust berada di sebelah selatan kepulauan Indonesia, tempat lempeng samudra Indo-Australia menunjam ke utara di bawah busur kepulauan. Sebaliknya, Sesar Naik Busur Belakang Flores terletak di perairan utara (Laut Flores). Patahan ini terbentuk karena kompresi kerak akibat desakan lempeng di selatan yang direspons oleh pembentukan sesar naik di bagian belakang busur vulkanik. Karena letaknya dekat dengan pantai utara Flores, guncangannya sangat terasa kuat di daratan.

Drone udara beresolusi tinggi (3.6 – 7 cm/pixel) menghasilkan peta ortomosaik tergeoreferensi presisi tinggi dalam hitungan jam pasca-bencana. Data ini digunakan oleh BNPB, BPBD, Basarnas, dan tim relawan kemanusiaan untuk: (1) Menghitung jumlah rumah roboh dan rusak berat, (2) Memetakan retakan lereng yang mengancam pemukiman jika terjadi hujan lebat, (3) Menentukan jalur evakuasi aman dan lokasi tenda pengungsi darurat, serta (4) Dijadikan dokumen baseline rekonstruksi pasca-bencana.

Timelapse Gempa Flores & Gempa Susulan

Jelajahi kronologi gempa Flores dan gempa susulan melalui timelapse interaktif, filter magnitudo, layer sesar, dan dokumentasi pemetaan drone.