Dokumentasi Teknis Pemetaan Foto Udara Bencana
Panduan menyeluruh metodologi akuisisi UAV, kalibrasi sensor, kerangka geodetik, pemrosesan fotogrametri SfM, dan diseminasi data tanggap darurat.
1. Matriks Spesifikasi Armada Drone UAV & Sensor Kamera
Untuk memastikan kecepatan mobilisasi (rapid response) dan cakupan area beresolusi tinggi, Fly For Humanity bersama aliansi APDI membagi armada wahana udara ke dalam 3 kelas payload operasional:
| Kelas Wahana | Platform Drone | Sensor Kamera / Payload | Resolusi GSD Tipikal | Cakupan per Sortie | Peran Utama di Lapangan |
|---|---|---|---|---|---|
| Fixed-Wing VTOL | Skywalker X8 VTOL Long-Range | Sony Alpha A7R IV (61 MP Full-Frame, 35mm Zeiss) | ~4.5 - 7.0 cm/px (Alt: 180-220m) | 1.200 - 1.800 Ha (Endurance 90 min) | Pemetaan koridor jalan raya, bentang pesisir kabupaten, dan sesar aktif antar-wilayah. |
| Heavy-Lift Multirotor | DJI Matrice 300 RTK Industrial | Zenmuse P1 (45 MP Full-Frame) + H20T Thermal | ~3.6 - 5.5 cm/px (Alt: 90-120m) | 250 - 450 Ha (Endurance 45 min) | Pemetaan 3D mahkota longsoran lereng terjal, inspeksi jembatan retak, dan pemantauan malam hari. |
| Tactical Compact | DJI Mavic 3 Enterprise (M3E) RTK | 4/3 CMOS Wide RGB (20 MP Mechanical Shutter) | ~3.6 - 5.0 cm/px (Alt: 80-100m) | 100 - 200 Ha (Endurance 40 min) | Kaji cepat posko darurat, tenda pengungsian, dan fasilitas kesehatan kota terisolir. |
2. Kerangka Geodetik, Ground Control Point (GCP) & Akurasi Posisi
Data ortofoto dan peta layout cetak yang dihasilkan bukan sekadar visual udara, melainkan data spasial bergeoreferensi presisi tinggi yang dapat diukur luas, jarak, dan elevasi secara metrik:
-
Sistem Koordinat & Proyeksi: Data ditransformasikan ke sistem koordinat Universal Transverse Mercator (UTM) WGS 84 (Zone 51S untuk Flores NTT, Zone 48S untuk Burangrang Jabar, Zone 47N untuk Aceh Tamiang dan Sumbar) serta kompatibel dengan EPSG:4326 (Latitude/Longitude).
-
Jaringan GCP & RTK/PPK GNSS: Pemasangan Ground Control Point (GCP) dengan penerima GNSS Geodetik Multi-frekuensi (L1/L2/L5) menghasilkan akurasi horisontal RMSE < 5 cm dan vertikal < 8 cm, memenuhi standar ketelitian peta skala 1:1.000 hingga 1:2.500 menurut Perka BIG.
-
Cloud Optimized GeoTIFF (COG): File ortofoto diproses menggunakan kompresi LZW tiled pyramidal internal sehingga WebGIS dapat memuat tile resolusi tinggi secara on-demand tanpa membebani kuota data mobile relawan di lapangan.